Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Hujan singkat yang mengguyur Kota Balikpapan pada Selasa (3/2/2026) sore kembali memicu genangan air di sejumlah ruas jalan utama. Akibatnya, arus lalu lintas di kawasan Jalan MT Haryono hingga Balikpapan Baru mengalami kemacetan.

Genangan air dilaporkan muncul tak lama setelah hujan reda. Kondisi tersebut membuat sejumlah pengendara terpaksa memperlambat laju kendaraan, bahkan memilih menepi untuk menghindari banjir dan kemacetan.
Salah seorang warga, Herman, mempertanyakan efektivitas program penanganan banjir di kawasan tersebut. Menurut dia, hujan yang turun hanya sebentar seharusnya tidak langsung menyebabkan banjir.
“Jalan MT Haryono dan Jalan Beller hari ini banjir lagi. Kami tidak tahu sebenarnya bagaimana program penanganan banjir di MT Haryono. Apakah karena air pasang atau pompa air di samping Hotel Jurik tidak berfungsi. Padahal hujannya hanya sebentar,” ujarnya.
Selain Jalan MT Haryono, kawasan Jalan Beller juga kembali menjadi titik genangan air. Kondisi ini memperparah kemacetan dan menimbulkan keluhan dari pengguna jalan.
Seorang pengendara bernama Arif mengaku terjebak macet cukup lama akibat genangan tersebut. “Macetnya lama sekali, padahal hujannya cuma sebentar, tapi banjir lagi. Sudah hampir setengah jam tidak bergerak, akhirnya saya putar balik,” katanya.
Peristiwa ini menambah daftar keluhan warga terkait banjir yang kerap terjadi meski hujan dengan intensitas rendah. Warga berharap ada penanganan yang lebih serius agar genangan air tidak terus berulang dan melumpuhkan lalu lintas kota.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, H Yusri, mengatakan pihaknya berencana menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan dalam waktu dekat.
“RDP ini untuk menanyakan bagaimana sistem atau master plan penanganan banjir, sehingga bisa terjadi banjir meskipun hujan hanya sebentar, khususnya di Jalan MT Haryono dan Jalan Beller,” ujar Yusri kepada wartawan. (mto)
Tulis Komentar