Iklan Dua

KH Mahmud Syarkani Al Banjari Isi Peringatan Isra Miraj di Masjid Tajril Muhajirin Manggar

$rows[judul]

Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Masjid Tajril Muhajirin di Jalan Proklamasi RT 95, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Sabtu malam (10/1/2026).


Peringatan tersebut menjadi momentum penguatan nilai ibadah, khususnya sholat, sebagai fondasi kehidupan umat Islam.


Mengusung tema “Isra Mi’raj Mengajarkan Kita Pentingnya Sholat sebagai Tiang Agama dan Kunci Kebahagiaan Akhirat”, kegiatan berlangsung khidmat namun tetap hidup. Tausiyah yang disampaikan KH Mahmud Syarkani Al Banjari dikemas dengan gaya komunikatif, diselingi humor dan drama, sehingga menarik perhatian jamaah.


Acara digelar di dalam masjid dan dihadiri rombongan habsyi dari Pondok Pesantren Nurul Musthofa Samboja. Hadir pula Ketua Seksi Ibadah Masjid Tajril Muhajirin Ustaz Amin Wahyudi, Ketua Takmir Masjid Tajril Muhajirin Achmad Musyafik, tokoh masyarakat, serta ketua dan perwakilan RT 36, 61, 95, dan 97 bersama warga sekitar.

Ketua Panitia Pelaksana Achmad Musyafik menyampaikan apresiasi kepada seluruh jamaah dan panitia atas terselenggaranya kegiatan dengan tertib dan lancar. Ia berharap peringatan hari besar Islam seperti Isra Mi’raj dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan keimanan, serta memperdalam pemahaman keagamaan masyarakat,” ujarnya.


Sementara itu, dalam tausiyahnya, KH Mahmud Syarkani Al Banjari menekankan bahwa sholat merupakan perintah langsung Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW saat peristiwa Isra Mi’raj.

Ia juga mengulas kemuliaan Nabi Muhammad SAW sebagai manusia paling mulia yang diberi banyak nama oleh Allah SWT. Banyaknya nama tersebut, menurut para ulama, menunjukkan keistimewaan dan keagungan Rasulullah SAW sebagai utusan terakhir.

Selain itu, KH Mahmud Syarkani Al Banjari mengajak jamaah untuk memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Sholawat, kata dia, menjadi salah satu kunci keberkahan hidup, pembuka rezeki, dan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Rangkaian peringatan Isra Mi’raj ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH Mahmud Syarkani Al Banjari, memohon keberkahan, kesehatan, serta keselamatan bagi seluruh jamaah dan masyarakat sekitar. (mto) 

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)