BALIKPAPAN – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Yani menyambangi DPRD Kota Balikpapan, pada Senin (8/12/2025). Kunjungan kerja ini disebut sebagai upaya memperkuat komunikasi sekaligus mempererat sinergi antarlembaga legislatif di Kaltim, terutama dua daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN): Kukar dan Balikpapan.
Rombongan Ahmad Yani diterima langsung Ketua Komisi III DPRD Balikpapan H Yusri. Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas sejumlah isu strategis yang sama-sama dihadapi dua daerah.
Menurut Yusri, pembahasan mencakup soal keuangan daerah, khususnya pola transport dan pengelolaan anggaran, serta penyamaan persepsi terkait perkembangan IKN. “Karena bagaimana pun, impact-nya pasti saling berkaitan,” ujarnya.
Isu infrastruktur Balikpapan–Kukar juga menjadi perhatian, termasuk dinamika politik di masing-masing DPRD. Yusri menyinggung perubahan konstelasi politik yang terjadi di Kukar. “Di Balikpapan Golkar 16 kursi, sementara di Kukar sekarang justru berbalik. Tadinya Golkar dominan, kini suaranya turun drastis. Itu juga kami diskusikan,” kata Yusri. Menurutnya, kunjungan seperti ini penting sebagai ajang pertukaran informasi antarwilayah.
Sementara itu, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani menyampaikan apresiasinya atas penyambutan jajaran DPRD Balikpapan. Ia menyebut banyak persoalan yang serupa antara kedua daerah sehingga perlu dibahas bersama.
“Tentu kami sangat bersyukur dan berterima kasih telah diterima dengan baik. Diskusi mengarah pada bagaimana DPRD bekerja optimal sesuai fungsi dan tugasnya. Termasuk soal perda yang sudah disahkan dan bagaimana pengawasan implementasinya,” ujar Yani.
Ia juga menyinggung persoalan pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) dan dana transfer pusat yang belakangan dirasakan seluruh daerah. “Ini bukan hanya persoalan Kutai Kartanegara, tapi juga Balikpapan. Semua terdampak,” tegasnya.
Ahmad Yani berharap ada perbaikan kebijakan dari pemerintah pusat. “Kami akan bersama-sama mempertanyakan agar pemotongan dana tidak terjadi lagi. Harapan kami, dana yang menjadi hak daerah dapat disalurkan sepenuhnya, khususnya untuk Balikpapan dan Kutai Kartanegara,” tutupnya. (mto)
Tulis Komentar