Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Polresta Balikpapan mengerahkan personel untuk mengamankan pelaksanaan ibadah Minggu di sejumlah gereja di wilayah hukum Polresta Balikpapan, pada Minggu (11/1/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas rutin kepolisian dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold H.Y. Kumontoy, SIK, MSi menegaskan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, baik diminta maupun tidak.
“Pengamanan ini adalah bagian dari tugas pokok Polri dalam melayani masyarakat secara humanis serta menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya.
Pengamanan dimulai sejak pukul 08.00 Wita hingga seluruh rangkaian ibadah selesai. Para kapolsek bertindak sebagai koordinator dan penanggung jawab pengamanan di wilayah masing-masing. Seluruh kegiatan ibadah Minggu Kasih berlangsung aman dan lancar.
Dalam pelaksanaannya, Polresta Balikpapan melibatkan personel dari jajaran polsek, Satuan Binmas, serta fungsi intelijen. Pengamanan dilakukan di gereja-gereja yang menggelar ibadah Mingguan.
Salah satunya di Gereja GPIB Maranatha, Jalan Yos Sudarso No. 1, Kelurahan Karang Jati, Kecamatan Balikpapan Tengah. Di lokasi tersebut, pengamanan dipimpin Kapolsek Balikpapan Utara AKP Agus Fitriadi, SH, MH bersama personel Bhabinkamtibmas Kelurahan Karang Jati Brigpol Sulastyo Aji P.
Ibadah di GPIB Maranatha dipimpin oleh Pdt. Andarias Rorrong dan Pdt. Neltje Alelo dengan tema “Dipanggil untuk Berpartisipasi dalam Mentransformasi Mental-Spiritual” (Hakim-hakim 6:1–9). Jumlah jemaat yang hadir sekitar 100 orang per sesi.
Selain melakukan pengamanan, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada jemaat agar tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan. Jemaat diingatkan untuk segera melapor melalui Call Center 110 apabila terjadi gangguan keamanan.
Kasi Humas Polresta Balikpapan Ipda Sangidun turut mengajak jemaat untuk menjaga ketertiban dan kekhusyukan selama beribadah.
“Parkirkan kendaraan di tempat yang telah disediakan, gunakan kunci ganda, kenakan perhiasan secukupnya, serta terus jalin silaturahmi antarjemaat demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, personel kepolisian juga terus berkoordinasi dengan panitia gereja untuk mengantisipasi potensi kerawanan sosial sehingga ibadah dapat berjalan dengan aman dan nyaman. (*/mto)
Tulis Komentar