Iklan Dua

Sebanyak 100 Brimob Kaltim Dikirim ke Aceh, Perkuat Operasi Kemanusiaan Pascabencana

$rows[judul]
Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur kembali mengerahkan personelnya untuk misi kemanusiaan. Sebanyak 100 personel Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Kaltim diberangkatkan ke Aceh guna memperkuat penanganan dan penanggulangan pascabencana hidrometeorologi melalui Operasi Amanusa II Tahun 2025.

Pemberangkatan pasukan dilakukan melalui apel di Markas Komando Satbrimob Polda Kaltim, Balikpapan. Apel dipimpin langsung Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, didampingi Wakapolda serta para pejabat utama Polda Kaltim.

Kapolda menegaskan, kehadiran personel Brimob di Aceh merupakan bentuk respons cepat Polri terhadap bencana alam yang menimbulkan dampak serius bagi masyarakat.

“Musim hujan November hingga Februari hampir selalu diwarnai bencana hidrometeorologi. Banjir, banjir bandang, dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November lalu tergolong berat, dengan korban jiwa dan kerugian yang cukup besar,” ujar Kapolda, di Markas Komando Satbrimob Polda Kaltim, Balikpapan, pada Jumat sore (26/12/2025).



Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 25 Desember, bencana tersebut menyebabkan 1.135 orang meninggal dunia, 173 orang dilaporkan hilang, serta hampir 500 ribu jiwa terdampak. Selain korban jiwa, kerusakan meluas pada infrastruktur jalan dan jembatan, rumah ibadah, fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga fasilitas ekonomi dan gedung pemerintahan.


Misi Kemanusiaan, Bukan Sekadar Operasi

Irjen Endar menekankan bahwa pengiriman personel Brimob bukan sekadar pelaksanaan tugas operasional, melainkan misi kemanusiaan yang menunjukkan kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak bencana.

“Jadilah penguat semangat dan penumbuh harapan bagi masyarakat. Hindari perilaku yang dapat menimbulkan keresahan. Laksanakan tugas secara profesional, penuh kehati-hatian, dan mampu membaca dinamika situasi di lapangan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya faktor keselamatan dalam setiap tahapan penugasan. Para komandan di lapangan diminta memastikan seluruh personel bekerja sesuai prosedur dan standar operasional.

“Penanganan bencana bersifat dinamis dan penuh risiko. Keselamatan personel harus menjadi prioritas utama,” tambah Kapolda.



Dipimpin AKP Elan, Siap Bersinergi

Sebanyak 100 personel Satbrimob tersebut dipimpin AKP Elan Suheran, dengan komandan peleton Ipda Roy Kedeng, Ipda Nasir Baba, dan Ipda Yaakob Ayub Sawal. Selama bertugas di Aceh, mereka akan membantu pemulihan kondisi sosial masyarakat serta bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, BNPB, Basarnas, dan para relawan.

Kapolda juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi para personel yang harus meninggalkan keluarga demi menjalankan tugas negara.

“Meninggalkan anak, istri, dan keluarga tentu bukan hal mudah. Namun pengorbanan ini adalah bagian dari pengabdian seorang Bhayangkara kepada bangsa dan negara,” ucapnya.

Doa dan Pesan Kapolda
Di akhir amanat, Kapolda Kaltim secara resmi melepas keberangkatan pasukan dengan doa dan harapan agar seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan lancar dan aman.

“Kami bangga dan mendoakan semoga seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan baik, menjaga nama baik Brimob, Polda Kaltim, dan institusi Polri. Selamat bertugas dan selamat jalan,” pungkasnya. (mto)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)