Porosnusantaranews,BALIKPAPAN — Pengetatan anggaran akibat turunnya Transfer ke Daerah (TKD) tak membuat rencana pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Timur ikut tersendat. DPRD Balikpapan memastikan proyek strategis ini tetap melaju sesuai jadwal. Pembangunan rumah sakit tersebut digarap dengan skema multiyears selama tiga tahun, dengan total kebutuhan anggaran sekitar Rp272 miliar.
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali, menegaskan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan itu menjadi prioritas. Menurutnya, layanan kesehatan bagi warga Balikpapan Timur tak bisa menunggu.
“Kalau urusan kesehatan, kami berupaya semaksimal mungkin. Rumah Sakit Balikpapan Timur ini harus jalan. Anggaran tahap pertama sekitar Rp55 miliar akan mulai berjalan pada 2026,” ujar Gasali, kepada wartawan, pada Senin (25/11/2025), di Gedung DPRD Balikpapan.

Pembangunan dijadwalkan berlangsung 2026–2028. Skema penganggaran dibuat bertahap hingga total kebutuhan Rp272 miliar terpenuhi. “Skemanya tiga tahun: 2026, 2027, 2028,” jelasnya.
Secara konsep, rumah sakit dirancang memiliki 7 lantai dan berdiri di atas lahan berukuran 30×300 meter. RS tersebut akan berstatus tipe D dengan kapasitas 158 kamar. Seluruh proses pembebasan lahan telah tuntas sehingga lokasi siap digarap.
Gasali menambahkan, pemerintah juga mulai mempersiapkan tenaga medis dan peralatan kesehatan sejak dini. Harapannya, begitu bangunan rampung, fasilitas langsung bisa beroperasi.
“Selesai fisik, alkes sudah siap. Dokter, perawat, bidan, spesialis—semuanya disiapkan. Jadi begitu bangunan selesai, langsung ready,” tegasnya.
Meski beberapa proyek fisik lain terpaksa ditunda akibat penyesuaian anggaran, DPRD memastikan pembiayaan rumah sakit tidak akan bergeser. “Ini prioritas. Walaupun anggaran ketat, pembangunan rumah sakit harus tetap jalan,” katanya.
Ia berharap kehadiran RS baru tersebut dapat memperluas akses layanan kesehatan dan mengurangi beban RSUD yang selama ini menjadi rujukan utama.
“Ini kebutuhan mendesak masyarakat Balikpapan Timur. Kami akan kawal agar tidak tertunda,” tutup Gasali. (mto)
Tulis Komentar