Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Keseruan olahraga lintas alam kembali tersaji dalam gelaran on-on Kya-Kya Happy Hash House Harriers di kawasan Yayasan Sosial Harapan Insani, Klandasan Ilir, Balikpapan Kota, pada Rabu (26/11/2025).
Sekitar 40 peserta ambil bagian, terdiri dari anggota Kya-Kya Hash serta sejumlah rekan yang diajak bergabung. Komunitas ini memang terbuka untuk siapa saja, tanpa batas etnis maupun suku.
Hash atau Hash House Harriers merupakan olahraga lari dan jalan santai di alam terbuka dengan mengikuti rute yang ditandai taburan kertas kecil sebagai jejak. Pada gelaran kali ini, peserta menuntaskan lintasan sekitar 6 kilometer. Rutenya membelah area perkebunan dan hutan di kawasan Gunung Malang, mengarah ke Damai, lalu tembus Markoni, tepat di dekat Meriam Markoni, peninggalan era Perang Dunia II yang kini menjadi salah satu cagar budaya Balikpapan.
Dalam tradisi hash, rute disiapkan oleh “hare” atau penunjuk jalan, yang memetakan jalur dari ruang terbuka atau jalan sepi, menyusuri bukit, menembus semak, hingga kembali ke titik awal. “Hare” pada kegiatan kali ini adalah Riki.
Grand Master Kya-Kya Hash, Budi Candra, mengatakan kegiatan ini sekaligus menjadi momen perayaan ulang tahun salah satu peserta, Yayu. Ia berharap silaturahmi dalam komunitas ini terus terjaga. Riki menambahkan, kehadiran peserta senior Yusuf yang telah berusia di atas 70 tahun namun tetap bugar berlari memberi motivasi tersendiri bagi peserta lain.
“Kita ingin menjaga kebugaran. Hash ini menjadi cara yang menyenangkan untuk tetap sehat,” ujar Riki.
Budi Candra menegaskan, selain meningkatkan kebugaran fisik, hash juga mempererat hubungan antarpeserta. “Hash menggabungkan olahraga dan interaksi sosial. Jadi bukan hanya sehat, tapi juga menyenangkan,” tuturnya, didampingi istrinya, Mie Tjun.
Di garis finis, salah satu peserta mengaku tertantang dengan rute yang disiapkan panitia. “Alhamdulillah bisa menyelesaikan lintasan. Semoga ke depan rutenya lebih seru dan menantang. Olahraganya jadi makin menyenangkan,” katanya.
Hash House Harriers memang dikenal sebagai olahraga rekreatif yang fleksibel, dipengaruhi faktor waktu, ketersediaan alat, dan minat peserta. Di Balikpapan, komunitas ini cukup eksis dengan motto fun, fitness, and friendship. Semangat itu mendorong para hasher menjaga kebugaran sekaligus membangun persahabatan, menuju social well-being—kebahagiaan, kepuasan, dan kesejahteraan sosial.
Sebagai olahraga rekreasi, hash memiliki dua nilai penting: meningkatkan kesehatan fisik sekaligus memperkuat ikatan sosial. Keduanya menjadi kebutuhan manusia untuk hidup lebih bahagia, percaya diri, dan memiliki rasa kebersamaan. (mto)
Tulis Komentar